Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Template

Powered by Blogger

Sabtu, 29 Januari 2011

GuruQ Tersayang



Pagiku Cerahku
Matahari bersinar
kugendong tas merahku
di pundak

Selamat pagi semua
kunantikan dirimu
di depan kelasmu
menantikan kami

Guruku Tersayang
Guru tercinta
Tanpamu apa jadinya aku
Tak bisa baca tulis
Mengerti banyak hal
Guruku terimakasihku

Nyatanya diriku
Kadang buatmu marah
Namun segala ma'af
Kau berikan

Read More......

Selasa, 25 Januari 2011

DEBU PENGHALANG



Derap langkah tiada henti
Menyusur gelombang syahwat tak bertepi
Gontai Q menatap langit-langit dalam alunan simfoni
Merajuk tak terkira padamu ilahirabbi…!

Kunang-kunang bertebaran tiada lelah
Muncul serempak namun tak berbekas
Riak-riak kesombongan memuncak penuh amarah
Berjuta nikmat samar diterjang siang yang teramat panas

Kumpulan doa mengalun di setiap sujud kening
Serasa hilang diri dalam kegelapan dunia
Bagai perahu yang tak tahu arah
Berlayar terbawa ombak arungi sejuta tujuan fana

Tersisih dalam kumpulan suci
Seperti jauh menjauh, walau tak ingin pergi
Ringkih iman tiada henti mengawal kegalauan hati
Selaksa mimpi berjumpa dengan pencipta Bumi

Apa kabar ruh yang tersisih?????
Kembalilah dalam sangkar jiwa yang kau tinggalkan
Gelap mata hati tanpa sinar cahaya-Mu
Tersesat aQ menunggu hidayah kembali menjemputQ.
Amien……

Robbanaa laa tuzighQuluubanaa
ba’daidzhadaitanaa wahabblanaa minladunka rohmah
innaka antalwahhab…!

Read More......

CATATANQ (Part 1)



Hidup tak selamanya indah…, bener g????????????
Ya bener lah….kalo indah terus kan kasihan yang jelek…..he3.( yg jelek g boleh protes lho).
Owh iya, ngemeng-ngemeng soal indah. Gmn ya kabar si indah???? Moga bae’2 aja yach..amien.

Hidup adalah misteri, tak seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi dengan kehidupan esok (kecuali yang sok tahu) he3. yups, manusia hanya bisa berencana, namun hasil tetap Allah yang menentukan. Seperti jalan hidup gue ne…he3.

Sewaktu kecil Q punya banyak cita-cita lho…mw tw????? Pasti….dunk.
Ya udah, bwat yang dari tadi penasaran ne Q critain. Tapi jangan bilang siapa2 yaw….ho3. klo di itung-itung…ada yang mw ngitung g? he3. Dari mulai Q lahir q dah punya cita2 pgn jadi dokter, Q terinspirasi waktu ngeliat IbukQ yang gi kesakitan waktu ngelahirin aQ, hebat kan….he3. trus waktu Q beranjak imut, Q pengen jadi Tentara, waktu itu Q liat Pak Tentara gi nolong ne2k2 yang gi jualan jemblem keliling. ( keliatan Gagah bgt..!). Waktu masuk TK cita2Q beda lagi lho, waktu itu Q pengen jadi Polisi..he3. g tw kenapa klo liat polisi di TV Q langsung action nembak2 Gt…( bukan nembak cewek lho..wkwkwk) Nah…saat beranjak Ganteng, cita2Q malah aneh (kayak orangnya…he3) Q pgn jadi kuli bangunan hi3…gara2nya waktu ngeliatin Pak tukang ngaduk semen, Q ampe bayangin kayak ibu waktu ngaduk adonan donat.. (ehm…Nikmat). Kala Q beranjak Gedhe ( ABG Gt…) Q pengen jadi musisi, walau ujung2nya Q Cuma jadi musi2 jalanan alias Pengamen tapi Q seneng banget cos paling tidak cita2Q nyanyi sambil maen gitar kayak iwan fals kesampaian (Ari Fals kale…ups!)
Menjelang dewasa…Q punya cita2 yg g kalah hebat, Q pengen jadi pengusaha kayak tetanggaQ yang hampir tiap tahun naek haji. Alhasil tiap Pagi Q keliling komplek perumahan sambil teriak2 ampe serak…( Jualan Koran..he3).

Hingga Q duduk di bangku kuliah yang mungkin amat mewah buat manusia kayak aQ, cita2 buat jadi pengusaha tetap mekar berseri kayak cewek desa yang dapat lamaran dari cowok kota walau statusnya pengangguran ha3. ( Modal tampang doang Gt..). mulai dari jualan pulsa, jual hp ampe jual hp sendiri pernah Q lakukan demi cita2Q yang satu ini.Namun lagi2 hidup adalah misteri, apa yang Qta harapkan belum tentu jadi kenyataan. namun, Q ngerasa Allah punya sejuta rencana indah buat semua Mahluknya. keinginanQ buat masuk di jurusan informatika malah membawa aQ tersesat dalam jurusan pendidikan Agama yang merubah semua rencana indah dalam hidupQ, dan berubah jadi hasil yang lebih indah, indah walau tak seindah segala proses yang Q jalani.

Aneh tapi nyata, aQ yang notabene adalah alumni SMK jurusan elektro malah lebih asyik dan enjoy belajar ilmu pendidikan dan agama…(Insyaf…he3). Hingga akhirnya Q diwisuda dengan gelar sarjana pendidikan agama Islam, bukan sarjana teknik elektro.
Ada yang aneh g dengan jalan critaQ???? Bilang ja aneh, gpp kok…(gak bakal dicekal ma KPK ha3….). hem…rasanya mataQ dah berat buat diajak melek terus, jadi Bersambung dulu ya critanya….!

Read More......

Senin, 27 September 2010

Senandung Rindu

Gerimis di siang itu membawa hatiQ basah akan tangis asmara tuk kesekian kalinya…lantunan nada sendu mencoba menemaniQ dalam rasa galau tak berujung, meski keyakinan selalu berkata badai pasti kan cepat berlalu. Ombak-ombak cinta itu tiada hentinya menerkam karang-karang hatiQ yang rapuh. Datang dan pergi tanpa menghiraukan pecahnya kenangan yang sulit untuk Q hapus seketika itu, bahkan untuk langkah waktu yang tak menentu.

Seraut wajah tiba-tiba menghampiriQ, memberi sebuah harapan baru walau tak juga menentu. Galau hati menjadi kian susah terkendali, hingga terbawa sampai ke alam mimpi. Sesekali Q mencari oase penawar kehausan dalam diri, namun tak kunjung Q dapati sekalipun telah Q selami lautan nurani.

Lelah hati tuk terus berharap sesuatu yang pasti, membawa rangkaian harapan pudar dalam puisi. Sontak, berdiri iman dan janji Ilahi. Datang kembali menumbuhkan rumput cinta yang sempat mati suri. Bergelayut Tanya dalam hati, siapakah yang kan mengobati kesepian ini??????

Jauh dimata dekat dihati, tak tahu seberapa jauh dia bersembunyi, kapan kan mendekat dan menghampiri. Misteri cinta terasa begitu indah dengan segala konflik yang mewarnai pelangi asmara. Hujan tangis dan tawa silih berganti setia dalam perjalanan ini.

Sinar mentari merubah mendung menjadi terang kembali, menyilaukan hati yang sempat tertutup awan hitam yang menguasai diri. Sejenak mata terpejam dan melayang jauh menerka apa yang akan terjadi nanti. Kembali terbelalak menatap hari yang tak mau berhenti bahkan untuk bersabar menunggu keterlambatan ini.

Ehm…I Think this moment for Me, Just for Me!

Read More......

Untuk-Q


Cahaya matahari bersinar terang
Menutup resah gelisah yang membara
Terbayang angan yang melambung jauh ke angkasa
Entah, kapan kan bersarang dalam dada

Mengapa…
Kepercayaan terbalas dengan keingkaran
Yang terselip hanya belas kasihan
Tak berbekas segala indah kenangan

Pilu..
Tertawa dalam tangis kesedihan
Kala harapan sirna dalam ucapan
Bibir terasa berat melihat kebenaran

Sudahlah…
Semua pasti berlalu
Yang lalu biarlah berlalu
Berlalu meninggalkan saksi bisu
Membisu dalam jeratan hawa nafsu

Menunggu…
Berlari dalam dekapan waktu
Tak kan berhenti sekalipun layu
Satu keyakinan dalam kalbu
Terbaik kan datang untukQ….!

Read More......

Senin, 20 September 2010

Saat Q jadi Pengamen




Syahdu dalam cerita
Indah syairmu tak seindah suaramu
Bergelayut dalam kejamnya dunia
Bertahan hidup guna menuntut ilmu

Lampu merah, jalanan, dan bis kota
Kesan tak berharga pandangan mereka
Kecil, kumuh, seolah tak bermahkota
Tetap melangkah merangkai asa yang ada

Beratap langit bintang rembulan
Memetik gitar merayu sang tuan
Berjuang demi masa depan dan harapan
Menepis tawa dan hina diujung jalan

Nyanyian hati seolah berteriak
AQ ingin kaya seperti mereka
Sedih terasa diinjak-injak
Acuh pengendara berlalu tanpa kata

Dingin malam menyelimuti diri
Terus bernyanyi merangkai mimpi
Tak peduli senyum sinis yang menghampiri
Ikut menari petikan jari-jemari

Lelah, letih terbayar sudah
Saat tangan meraih lembaran rupiah
Bersama sobat senang dan susah
Kembali pulang menyambut hari yang cerah

Read More......

Minggu, 22 Agustus 2010

DoaQ....

Lama sudah Q menunggu…
Hari demi hari berlalu dengan harapan biru
Bagai bayang semu yang tersipu malu
Kala mentari bersinar tertutup awan kelabu

Terpikir akan pertemuan itu
Walau jarak seakan menghalangi rangkaian rinduQ
Lalu…! mampukah Q bertahan dalam rapuhnya perahu..?
Sementara ombak nafsu tak lelah menerpa hatiQ yang menderu

Rangkaian nasehat tiada henti menghampiri
MembuatQ tersenyum dalam tangisan dosa sendiri
Merajut asa yang tak kunjung mau berhenti
Walau layang hati ini telah lelah tuk berlari

Malam sunyi menemani petikan jari jemari
Mengiringi suara hati, merobek kenangan penuh ilusi
Bertahan dalam tatih, letih, perih bercampur sedih
Mengantar aQ bersujud seraya memohon pada Ilahi robbi
Berharap datangnya sang Pujaan Hati...!

Read More......