Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Template

Powered by Blogger

Minggu, 21 Maret 2010

WAGE DAN PAHING




Anda orang jawa???? Pasti sudah akrab dengan yang namanya weton kan….???? Eits bukan beton lho…he3. weton, atau kelahiran sering digunakan orang jawa kuno sampai yang modern sebagai pedoman dalam menentukan hal-hal yang dianggap penting, koyoto: nikah, khitan, bangun rumah , dll…

Yups! Kerap kali weton menjadi sesuatu yang paling diperhitungkan orang2 jawa dalam memutuskan hal2 di atas. Kepercayaan ini memang sulit untuk bisa dihapus, walaupun sulit untuk bisa dinalar namun mitos dan kepercayaan yang sudah mendarah daging dapat memecah segala keraguan mereka, walau dalam ajaran agama itu tidak ada, ya kan pak ustadz…??? He3

Berangkat dari weton pula tersingkap sebuah fenomena menarik, penasaran kan….???
Okelah kalo begeto…! Cerita ini kerap Q temui walau g pernah kenal akrab ce…he3. aneh tapi nyata! Sepasang kekasih yang sudah lama menjalin asmara akhirnya harus menyudahi kebersamaannya.. Seru kan…!

He3..Usut punya usut…! Hubungan mereka putus hanya karena yang namanya weton…! Wa…hebat juga si weton…padahal hubungan mereka udah mau berlanjut ke jenjang pernikahan lho…ehm.., tapi apa mau dikata. Harapan itu kini telah sirna. Hanya karena beda weton yang menurut kepercayaan orang jawa tidak dibolehkan jika weton wage dapat weton pahing…(eits…, kok jadi pada tegang gene..) hayo…wetonnya apa hayo…jangan2…????

Yups!, wage dan pahing kalo g salah itu namanya geyeng, kata orang tua2 se gak imbang geto…jadi gene, klo weton wage trus dapet pahing ato sebaliknya…itu nantinya klo menikah maka dikhawatirkan akan terjadi ketidakseimbangan antara keduanya, sama2 pengen menang sendiri en gak ada yang maw ngalah (wah..gawat juga yach.). ibarat film kartun ya tom en jery lah…he3.

Yach, itu merupakan sebuah fenomena unik yang masih sering kita jumpai di sekitar kita…atow jangan2…anda termasuk di dalamnya…??? Ha3… just kidding…!
Nach..itulah potret kepercayaan orang jawa yang masih terus ada hingga jaman modern ini.
So, mw pilih yang mana??? Kepercayaan jawa atow agama??? Jawabnya, terserah anda…! Maaph klo ada kata2 yang salah en Semoga bermanfaat yaow…, sukron..!

Read More......

Dilema


Mengapa ini harus terjadi
Kau buatku tuk ucapkan kata itu
Namun kau anggap itu sebagai angin lalu
Yang menyapamu kala cinta tlah tumbuh

Tahukah kau…!
Hatiku kini hancur
Lebur bak diterjang sang Guntur
Hingga membuat cintaku luntur

Mengapa kau hanya terdiam
Tak sanggupkah kau menatap wajahku…?
Atau kau sudah muak denganku

Terserah!
Apa yang kan kau katakan padaku
Kini ku tak lagi bisa banyak berangan
Angan yang pernah meninggi kala itu
Saat kau masih disisiku

Semua tlah terjadi
Semua tlah berlalu
Semua kan kukenang

Dan semua kan kubingkai dalam sajak-sajak hatiku
Hati yang takkan pernah lupa akan semua yang telah kau tanamkan padaku

Read More......

Ya Ukhti...


Yaa ukhti...

Sesungguhnya ingin kupenjarakan dirimu dalam lubuk hatiku
Namun bibir ini tak mampu terbuka lebar tuk berkata
Hatiku berteriak, mendesak, bergolak dan terus berontak
Namun tetap saja adrenalinku tak sanggup menembus misterimu

Tak pernahkah terpikir olehmu apa yang ada dalam hatiku
Mungkinkah kau ragu akan segala sikapku yang membuatmu menunggu
Misteri yang amat sulit terjawab olehmu dan untukku
Bahkan waktu yang terus menertawakan aku

Mungkin aku hanyalah setetes air diantara gulungan ombak
Yang Selalu dan pasti kan mengikis karang karang cintamu
Walau ku tahu tuk mencapai hal itu, rindu dan haru
Akan terus menyelimuti waktuku yang terus berlalu

Apakah kau menunggu tiga kata itu
Kata kata yang amat diidamkan setiap insan yang sedang dimabuk cinta
Kata kata itu tak banyak berarti bagiku, walau bak berlian emas bagimu
Namun bagiku sikapku lebih dalam dan bermakna dari sekedar bualan kata kata indah
Sikap yang selalu kujaga dan kupelihara hanya untukmu
Untukmu yang selalu mengganggu ketenangan hatiku

Sang pemendam rindu
“Alung”

Read More......

Jumat, 19 Maret 2010

Read More......

Selasa, 16 Februari 2010

TERLALU



“Boneka tunggal ika”

ehm…kayaknya ada yang salah dengan slogan di atas, tapi apa yach…???
Yaps! Harusnya Bhineka tunggal ika kan…!. Seratus buat ari! He3….

Beberapa hari yang lalu selepas shalat shubuh seperti biasa Q habiskan sebagian waktuQ mengikuti informasi di layer televisi. Setelah menyimak beberapa berita banjir yang melanda sebagian besar daerah di Indonesia kecuali malang (alhamdulillah…), kaget, terkejut bercampur kecewa dan prihatin melihat generasi muda bangsa ini yang tidak tahu semboyan negaranya sendiri. Ter la lu…!

Why????? Apa karena di sekolah sudah tidak diajarkan pendidikan kewarganegaraan? Atau memang nilai-nilai nasionalisme bangsa ini telah luntur dimakan perkembangan jaman? yang katanya serba hitech Cuy..!. Miris sekali rasanya, ditengah kondisi bangsa yang makin tidak karuan dengan maraknya kasus KKN, de el el…makin diperparah lagi dengan hilangnya nilai-nilai nasionalisme yang kian hari makin luntur dan tak terlihat lagi membekas di dada generasi muda kita. Nasionalisme berubah menjadi liberalisme yang kian digemari anak muda jaman sekarang dengan berbagai macam gaya dan ekspresi yang kadang malah kebablasan.
Lantas, dimana pendidikan kita????

Pendidikan seolah-olah hanya menjadi pelengkap saja, tanpa bisa mewarnai pemikiran dan tingkah laku anak muda masa kini. Pendidikan hanya mampu menyampaikan tanpa bisa melarang gaya pergaulan mereka.Pendidikan sekolah mulai tergusur dengan pendidikan televisi dan internet yang mampu mewarnai bahkan mempengaruhi gaya pergaulan mereka. Parahnya, pelaku bisnis televisi seakan tak mau tahu dan ambil pusing serta lepas tanggung jawab terhadap program-program yang mereka sajikan. Padahal jelas adanya jika televisi adalah konsumsi wajib bagi masyarakat kita. Lantas, jika program-program yang ada padanya ternyata malah menjadikan generasi kita menjauh dari budayanya sendiri, mau dibawa kemana nasib dan masa depan bangsa ini???

Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang…! He3
So, mari kita cari jawabnya bersama-sama, ntar yang sudah dapat duluan beritahu aQ yach….! He3
Met berjuang sobat, semoga kita dapatkan jawabnya! Amien….!

Read More......

Sabtu, 09 Januari 2010

Wajah dan Penampilan




Kata orang penampilan itu bisa menipu, wah gawat juga ya….he3…
Yaps, hal itu juga yang sering Q alami. Suatu hari Q pernah bertanya pada temenQ yang kebetulan menggeluti dunia Psikologi. Q bertanya bagaimana dia melihat aQ dari penampilan dan faceQ…..

Wew...!
Entah becanda ato g’...setelah melihat, menimbang dan memutuskan he3...lantas dia berkata “wajahmu itu menipu Ri’...”spontan Q kembali bertanya, “menipu gmna..??”
“Ya, tampilan wajahmu itu selalu menyimpan sejuta misteri, pokoknya menipu gt....”
Ehm....gawat juga ya...., jangan2 dah banyak orang diluar sana yang tertipu dengan wajahQ....termasuk anda tentunya...he3...

Dari sepenggal kejadian di atas, terlepas dari benar tidaknya omongan temanQ tadi, memang ada benarnya. Orang orang yang pernah mengenal aQ mungkin banyak yang tertipu dengan wajah dan penampilanQ Bahkan keluargaQ.
...( lho, kok pada takut gt ce...he3)
orang2 disekelilingQ seolah tidak percaya kalo aQ adalah seorang pembina pramuka. Mereka beranggapan bahwa yang namanya pembina pramuka itu harus tegas, seram, dll...
sementara wajah dan penampilanQ sama sekali tidak mencerminkan itu semua....(bakat terpendam he3..).

Saat pertama kali masuk dalam asrama kampus dan berkumpul bersama teman2 satu kamar, komentar pertama dari mereka ”mas, dah berapa tahun mondok? Sontak aQ kaget dan terperanjat...!” preeettt..! ”wah Q g pernah mondok, jawabQ kalem”. Eh mereka malah tambah g percaya....ya, sudah akhirnya Q jawab ” iya, Q mondok di rumah sendiri”...ha3 mereka lantas tertawa semua...

Selanjutnya, he3..
Saat bertamu ke kos temanQ, tiba2 ibu kosnya datang kemudian menyapaQ dengan salam..lantas sebagai muslim yang baik( amien..) Q jawab pula salamnya....
Eh, besoknya temanQ cerita kalo ibu kosnya nanyain aQ, ” itu tadi temannya ya? Jawab temanQ iya bu..ibu kos bertanya lagi, ” orangnya baik ya????. ” iya bu, jawab temanQ. ” iya dah kelihatan dari wajahnya...tambah ibu kos” sontak wajahQ jadi merah merona bak disiram sirup apel he3...
Emang kalo orang baik, kelihatannya baik....melulu, sesuai dengan amal dan perbuatannya...he3...!

Yaps, itu tadi sedikit kejadian dari banyak lagi kejadian2 aneh yang sering aQ alami.
Q sendiri juga kadang bertanya dalam hati, apa benar yang dikatakn temanQ tadi??!. Wallahu’alam bisshowab....!
Silahkan anda menilai sendiri...!
Semoga bermanfaat n jadi referensi bagi orang2 yang sudah atau baru ingin kenal dengan Q.
Sukron katsir....!

Read More......

MAAF....




Hati bisa berkata bohong
Namun nurani tak bisa dipungkiri
Tatkala rasa itu telah hilang dan sirna
Bibir ini tak kuasa menahan kepergiannya

Kebersamaan menjadi sebuah perpisahan
Persahabatan seakan hilang tak berbekas
Bahkan tak mampu mengingat memori-memori indah
Indah walau telah musnah

Rajutan jaring cerita, robek diterjang ombak amarah
Memuncak bak tsunami yang menggelora
Melibas kepingan kisah tak bermuara
Hulu di seberang tak sampai menghujam anak panah

Penyesalan menjadi niscaya
Angin lalu lantas pilu mengharu biru
Canda tawa tak lagi terdengar
Sorak burung mengalunkan lagu sendu....

Maaf....
Kata terkahir yang pantas terucap
Tatkala pintu kebersamaan telah tertutup rapat
dan salam sapa tak lagi terbalas
Maaf....sekali lagi Maaf....

Read More......